POLRES KAMPAR LAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT LANCANG KUNING 2022

Iklan Semua Halaman

POLRES KAMPAR LAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT LANCANG KUNING 2022

23 April 2022


BUSER-NEWS – KAMPAR, 23 APRIL 2022


Pukul 09.00 WIB, bertempat di lapangan depan Mapolres Kampar, dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2022, dengan tema "Wujud Sinergi Polri dengan Instansi terkait untuk menjamin Masyarakat Aman dan Sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443-H".


Apel operasi gelar pasukan ini dipimpin Bupati Kampar yang diwakili sekretaris daerah, Drs.Yusri M.Si, dengan perwira Apel Kasat Samapta AKP Dadan Wardan Sulia SH dan Komandan Apel Kanit Turjawali Polres Kampar IPDA Faisal SE.


Hadir pada Apel Gelar, pasukan Kapolres Kampar AKBP Rido Purba S.I.K,M.H, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Mulyadi, KASAD Pol PP Kampar Nurbit S.sos, Kadis Perhubungan, yang diwakili Kabid Lalin Edi Yusri, Kabid P2P, Dinas Kesehatan kab. Kampar, Haryanto.


Juga hadir Waka Polres Kampar Kompol, Rachmad Muchamad Salihi S.I.K M.H beserta pejabat utama dan Perwira Polres Kampar, Perwakilan Jasa Raharja wilayah Kampar, Siti Isrizikriah dan ketua Ormas Senkom, Kampar Edi Bintara.


Untuk peserta Apel terdiri dari Personel TNI dari Kodim 0313/KPR, personel gabungan Polres Kampar, anggota Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kampar, serta BPBD Kampar.


Dalam Apel Gelar Pasukan ini dilakukan Pemasangan Pita Tanda Operasi kepada Perwakilan Personel Oleh Pimpinan Apel.


Sekretaris Daerah Kab. Kampar, Drs,Yusri M.Si selaku Pimpimnan Apel pada kesempatan ini .embacakan amanat tertulis  Kepala Kepolisian RI pada Upacara Gelar Pasukan OPS Ketupat Lancang Kuning 2022, dan berikut kutipan petikannya :


Apel Gelar Pasukan Operasi "Ketupat 2022," yang diselenggarakan Secara  serentak di seluruh Jajaran Polri dengan Tema"Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat-2022",wujud sinergi Polri dengan Instansi terkait untuk Menjamin Masyarakat Aman dan sehat dalam Perayaan Idul Fitri 1443H-2022",Dengan tetap Mematuhi Protokol kesehatan.


Apel Gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk Pengecekan Akhir Kesiapan Operasi Ketupat Lancang kuning 2022 dalam rangka pengamana Hari raya idul Fitri 1443H,baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI,Pemda,dan Mitra Kamtibmas lainnya.


Perayaan Hari Raya Idul Fitri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah,berkumpul,dan bersilahturahmi dengan keluarga serta sahabat.pemerintah telah menetapkan libur Nasional hari raya idul Fitri 1443H,tahun 2022 pada tgl 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama idul Fitri pada tgl 29april dan tgl 4 sampai dengan 6 Mei 2022.Berbeda dengan perayaan idul Fitri tahun lalu,pada tahun ini Pemerintah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga,kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan dijalur jalur lintas masyarakat yang melakukan perjalan mudik,dan diharap seluruh Aparat pengamanan harus mengaman kan semua namanya premanisme yang ada di terminal terminal rawan jambret dan seluruh kejahatan lainnya harus dibersihkan.


Kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat perjalan mudik telah ditanggapi dengan eforia,hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI,diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran.


Walaupun situasi pandemi Covid 19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada diangka 1 dengan positif rate dan Bor rumah sakit berada dibawah standart WHO,namun perlu tetap saya tegas kan bahwa pandemi belum sepenuh nya selesai,kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi Covid 19 menjelang,pada saat dan pasca perayaan idul Fitri 1443H tahun 2022 sehingga diperlukan langkah langkah sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat dalam merayakan rangkaian idul Fitri 1443H tahun 2022.


Kita harus menyiap kan masyarakat agar aman dari penularan Covid 19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi untuk mengejar target pada 30 April 2022 khususnya wilayah Jawa dan Bali mencapai 100% untuk dosis 2, Boster 30% dan Lansia 70%,disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamat kan Bangsa Indonesia dari bahaya Pandemi Covid 19 ini.


polri dengan dukungan dari TNI,Pemerintah Daerah,dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan operasi "ketupat 2022"yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022s/d 09 Mei 2022. Fokus keamanan adalah 101.700Obyek diseluruh Indonesia baik mesjid,tempat wisata,pusat perbelanjaan,terminal,pelabuhan,stasiun KA,dan Bandara.


Dalam pelaksanaan nya,operasi ini akan melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 87.880 Personel Polri,13.287 Personel TNI,serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain,Satpol PP,Dinas perhubungan,Dinas kesehatan,Pramuka,Pemadam kebakaran,Linmas,Senkom dan instansi lainnya.kekuatan personel tersebut  akan ditempat kan pada 1.710 pos Pengamanan dan 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.


Berbagai permasalahan menjelang,pada saat dan pasca idul Fitri 1443 H tahun 2022 harus diantisipasi,kita harus bergandengan tangan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait agar umat muslim dapat menjalan kan ibadah ramadhan dengan kusuk dan puncak nya  pada perayaan idul Fitri serta masyarakat yang mudik berjalan lancar,aman dan sehat.


Pelaksanaan pengaman idul Fitri ini tentunya tidak terlepas dari kebijakan pemerintah,melalui inmendagri no 22 tahun 2022 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan dari tgl 19April sampai dengan tanggal 09 Mei 2022 serta surat edaran satgas Covid 19,nomor 16 tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negri pada masa pandemi Covid 19,yang berlaku efektif mulai tgl 02April 2022. Dalam kebijakan pemerintah tersebut telah diatur secara khusus ketentuan pelaksanaan kegiatan masyarakat dan perjalanan pada masa pandemi sesuai level asesmen dimasing masing wilayah.


Kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah agar masyarakat dapat merayakan idul Fitri bersama keluarga  harus kita sikapi dengan tetap menjaga agar penyebaran Covid 19 tidak mengalami peningkatan.strategi penguatan untuk mengendalikan penyebaran Covid 19 menjelang,pada saat dan sesudah idul Fitri 1443H tahun 2022 harus dapat dilaksanakan dengan sangat baik dengan melakukan langkah langkah sebagai berikut:"


1.Melakukan himbauan dan mengawasi kedisiplinan masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan 3M.


2.Mendorong pengelola tempat wisata untuk memastikan aplikasi peduli lindungi terpasang  dan harus benar benar digunakan.jika terdapat pengunjung yang belum vaksin langsung diarahkan kegerai gerai vaksin terdekat.jika terdapat pengunjung kategori Hitam,siapkan ruang isolasi sementara sebelum mendapatkan penangan lebih lanjut.


3.Melaksanakan penjagaan dan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah idul Fitri dimesjid mesjid maupun di lapangan.


4.Mengawasi terpenuhinya persyaratan perjalanan mudik pada berbagai moda transportasi agar masyarakat pengguna moda tranportasi terlindung dari bahaya Covid 19,dan Varia baru omicron.


5.Melakukan testing,tracing,dan treatment terhadap kasus yang terkonfirmasi  covid19 bersama satgas Covid 19,TNI dan pemerintah Daerah untuk isolasi mandiri,isolasi terpusat,atau perawatan dirumah sakit rujukan sesuai dengan standart yang ada.


6.Melaksanakan random check swab antigen kepada para pelaku perjalanan dan siapkan pelayanan vaksinasi serta isolasi serta isolasi sementara dipos pelayanan.


7.Melakukan  percepatan program vaksinasi terutama pada kab./kota yang belum mencapai target.

8. Melakukan manegemen rekayasa lalu lintas,mulai dari contraflow,buka tutup gate tol,one way,ganjil genap,pada jalan tol maupun ruas jalan tertentu saat arus mudik/ balik maupun jalan jalan menuju tempat wisata dan sosialisasi melalui media  secara masif sehingga masyarakat dapat mengatur rencana perjalanan nya.


Jika langkah langkah tersebut dapat di lakukan dengan baik,saya yakin arus mudik maupun balik dapat berjalan dengan lancar dan laju penyebaran Covid 19 dapat terkendali.oleh karena itu,sinergisitas antar pemangku kepentingan harus solid.


Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan,terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain,ancaman terorisme,premanisme,aksi swipping oleh ormas,kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok,antrean dan kelangkaan BBM,kejahatan konvensional,(3c),penyakit masyarakat konflik buruh terkait THR,balap liar,penyalah guna Narkoba,petasan,perkelahian antar kelompok,antar kampung,aksi perusakan fasilitas umum,kerumunan masyarakat, yang berpotensi menyebab kan penularan Covid 19,maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagian dari musim penghujan.


Oleh karena itu,operasi ketupat 2022,harus dilaksanakan secara optimal.perjalan mudik maupun balik berjalan lancar,aman,dan sehat.kejahatan dan ganguan Kamtibmas sekecil apapun harus kita cegah dan antisipasi.ketika operasi ini berhasil,masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah idul Fitri1443H tahun 2022 dengan aman dan sehat baik dari gangguan kamtibmas maupun dari bahaya Covid 19.untuk itu laksanakan operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab dengan dukungan penuh dari masyarakat.


Oleh karena itu operasi "ketupat 2022",harus dilaksanakan secara optimal,perjalan mudik dan perjalan balik aman dan sehat.sebelum mengakhiri amanat ini,saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh personel TNI,Polri,Pemerintah Daerah,dan Pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan operasi ketupa 2022,sehingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga serta arus mudik maupun balik berjalan lancar,.semoga pengabdian tugas yang kita laksanakan dengan penuh keikhlasan ini,akan menjadi ladang amal ibadah dihadapan Tuhan yang maha esa 


Rangakaian Apel Gelar pasukan ini diakhiri dengan pembacaan doa. Kegiatan berakhir sekira pukul 09.30 WIB, dan seluruh rangakaian acara berlangsung hikmat dan lancar.

(H. Fendy B. Purba)